Jelang Pilkades Serentak 2026, Desa Sermong Gelar Sosialisasi dan Simulasi E-Voting

Jelang Pilkades Serentak 2026, Desa Sermong Gelar Sosialisasi dan Simulasi E-Voting

Sumbawa Barat – Koran Online –
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, Desa Sermong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menggelar sosialisasi dan simulasi pemungutan suara elektronik atau e-Voting, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Desa Sermong tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada panitia, para calon kepala desa, serta masyarakat mengenai tata cara dan mekanisme pemungutan suara secara elektronik yang akan diterapkan pada hari pemilihan, 25 Oktober 2026.

Kegiatan ini dihadiri Yayan dari tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB, Brigpol Kamaluddin selaku Bhabinkamtibmas Desa Sermong, dua calon kepala desa, yakni Rosidi sebagai calon nomor urut 1 dan Ino Mariono sebagai calon nomor urut 2, serta ketua dan anggota PPKD beserta simpatisan. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai 55 orang.

Dalam pemaparannya, Yayan menjelaskan bahwa sosialisasi dan simulasi tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Pilkades Serentak 2026. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan memahami setiap tahapan pemungutan suara sehingga pelaksanaan pemilihan dapat berlangsung lancar sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, penerapan sistem e-Voting diharapkan mampu mendukung proses pemilihan yang lebih efektif, tertib, transparan, dan akuntabel, mulai dari pemberian suara hingga penghitungan hasil pemilihan. Namun, keberhasilan penerapan sistem tersebut juga bergantung pada kesiapan panitia dan pemahaman masyarakat dalam menggunakan perangkat elektronik.

Dalam simulasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pemungutan suara, mulai dari verifikasi identitas pemilih, penggunaan perangkat elektronik, pemilihan calon, hingga pencatatan dan penghitungan suara sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Pemahaman terhadap setiap tahapan dinilai penting agar masyarakat dapat menggunakan hak pilih secara mandiri dan benar, tanpa kebingungan ketika berada di tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pelaksanaan.

Yayan juga mengingatkan seluruh panitia PPKD agar memahami prosedur pengoperasian perangkat e-Voting serta mampu memberikan pelayanan dan penjelasan kepada pemilih secara jelas, netral, dan profesional. Panitia diminta menjalankan seluruh tahapan sesuai aturan tanpa memihak kepada salah satu calon.

Selain kesiapan teknis, aspek keamanan dan kondusivitas juga menjadi perhatian dalam persiapan Pilkades. Para calon kepala desa, tim pemenangan, dan simpatisan diharapkan mendukung pelaksanaan pemilihan yang jujur, adil, aman, dan damai.

Seluruh pihak diimbau untuk menghormati perbedaan pilihan serta menghindari tindakan provokatif, intimidasi, maupun aktivitas yang berpotensi memicu perselisihan. Dengan demikian, persaingan antarkandidat diharapkan tetap berlangsung secara sehat tanpa merusak hubungan sosial dan persaudaraan masyarakat Desa Sermong.

Peserta juga diminta mengikuti simulasi dengan saksama, termasuk memahami langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kendala teknis pada perangkat. Kesiapan panitia dalam mengantisipasi dan menangani gangguan secara cepat dan tepat menjadi salah satu faktor penting agar proses pemungutan suara tidak terhambat.

Melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi ini, seluruh pihak diharapkan semakin siap menghadapi Pilkades Serentak 2026 di Desa Sermong. Dengan pemahaman prosedur, kesiapan perangkat, serta dukungan masyarakat, pelaksanaan pemilihan pada 25 Oktober mendatang diharapkan berjalan tertib, aman, dan lancar.