BOLO – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bolo dan sekitarnya pada Sabtu malam (07/03) menyebabkan luapan air dari drainase yang tidak mampu menampung debit air kiriman dari arah pegunungan. Akibatnya, pemukiman warga di Desa Rasabou terendam banjir luapan dengan ketinggian mencapai 30 cm.
Hujan lebat mulai mengguyur wilayah Bolo sekitar pukul 19.25 WITA. Hanya dalam waktu sepuluh menit, debit air yang mengalir deras dari arah pegunungan memenuhi saluran drainase pemukiman. Karena kapasitas drainase yang terbatas, air meluap ke area jalan raya dan masuk ke rumah-rumah warga pada pukul 19.35 WITA.
Tanggap Darurat dan Evakuasi
Merespons cepat situasi tersebut, Babinsa Desa Rasabou dari Koramil 1608-02/Bolo tiba di lokasi pada pukul 19.40 WITA. Personel TNI langsung bergerak bersama warga untuk mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi guna meminimalisir kerugian material.
Dampak Kejadian:
a. Korban Jiwa: Nihil.
b. Kerugian Material: Sejumlah rumah warga terendam air dan lumpur sisa luapan.
Memasuki pukul 20.15 WITA, intensitas hujan mulai mereda yang diikuti dengan surutnya genangan air secara perlahan. Pada pukul 20.35 WITA, air dilaporkan telah surut total dari pemukiman warga.
Anggota Koramil 1608-02/Bolo saat ini masih berada di lokasi untuk membantu warga membersihkan sisa-sisa lumpur yang terbawa luapan air. Meski situasi telah kembali kondusif, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu luapan serupa mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Bima.
