Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Konfercab Ke-X GP Ansor Sumbawa: Wabup Ajak Kader Perangi Narkoba dan Jadi Mitra Strategis Daerah

Konfercab Ke-X GP Ansor Sumbawa: Wabup Ajak Kader Perangi Narkoba dan Jadi Mitra Strategis Daerah

SUMBAWA BESARGerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumbawa resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-X di Aula Hotel Suci Sumbawa, Sabtu (30/5/2026) pagi. Forum tertinggi di tingkat cabang ini mengusung tema "Memperkokoh Khidmat Ansor Untuk Sumbawa yang lebih Maju dan Bermartabat" sebagai komitmen penguatan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) di bumi Sabalong Samawa.

Agenda krusial ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohammad Ansori, Ketua PCNU Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, Ketua PW GP Ansor NTB Ifan Suryadinata, S.H.I., M.A., serta unsur Forkopimda dari Kodim 1607/Sumbawa dan Polres Sumbawa.

Restrukturisasi 17 Anak Cabang dan Teguh Prinsip Aswaja

Ketua Karteker PC GP Ansor Sumbawa, Abdul Haris, dalam laporan pembukanya menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi dan militansi para kader yang mengawal roda organisasi transisi sejak periode 2020 hingga 2026. Ia memaparkan bahwa momentum Konfercab ini tidak sekadar menjadi ajang pergantian suksesi kepemimpinan, melainkan wadah konsolidasi massal.

"Hari ini kami telah menyiapkan 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) yang telah mengantongi SK resmi untuk memberikan hak suaranya. Kami menekankan bahwa forum ini adalah ruang untuk merangkul dan menyatukan persepsi. Fondasi utama tradisi Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) harus tetap dipegang teguh agar arah pergerakan pemuda Ansor tidak keluar dari koridor organisasi induk," urai Abdul Haris.

Kaderisasi Harga Mati dan Tegak Lurus Instruksi NU

Senada dengan hal tersebut, Ketua PW GP Ansor NTB, Ifan Suryadinata, memberikan maklumat tegas mengenai jati diri organisasi. Ia menyatakan bahwa denyut nadi GP Ansor bertumpu pada sistem kaderisasi yang berkelanjutan tanpa jeda.

"Ansor adalah organisasi kader, bukan organisasi massa biasa. Siapa pun yang menakhodai PC GP Ansor Sumbawa ke depan, hukumnya mutlak dan tidak bisa ditawar untuk terus menelurkan kader-kader baru melalui berbagai jenjang pelatihan formal," tegas Ifan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh barisan pemuda, termasuk Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser, untuk selalu tegak lurus dan satu komando di bawah naungan para ulama NU.

"Ansor adalah pasukan garda terdepan Nahdlatul Ulama. Jika kiai dan pimpinan NU memerintahkan bergerak ke kanan, maka kita samina wa athona ke kanan. Kesetiaan ini yang membuat ikatan organisasi kita kokoh dan terarah," tambahnya.

Wabup Soroti Ancaman Narkoba dan Miras pada Generasi Muda

Saat membuka kegiatan secara resmi, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, mengajak GP Ansor untuk bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal akselerasi pembangunan serta menyelesaikan komplikasi sosial di masyarakat.

Wabup secara khusus menyoroti ancaman eksternal yang tengah merusak lini pertahanan generasi muda di Kabupaten Sumbawa, yakni maraknya peredaran narkotika dan minuman keras (miras).

"Kondisi pemuda kita hari ini sedang terkepung oleh pengaruh destruktif narkoba dan miras. Ini adalah ancaman nyata bagi masa depan daerah. Saya menantang GP Ansor untuk tidak hanya sibuk di internal, tapi turun langsung ke desa-desa membantu pemerintah mengedukasi dan membentengi moral generasi penerus bangsa," pungkas Wabup.