TALIWANG — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai memanaskan mesin politiknya dengan menggelar Musyawarah Ranting (Musran) secara serentak. Agenda akbar kepartaian tersebut dipusatkan di Hanipati Resto, Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Sabtu (30/5/2026) pagi.
Konsolidasi struktural ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan KSB, Kaharuddin Umar, serta dihadiri oleh Sekretaris DPC Nurjannah, S.AP., jajaran fungsionaris kader seperti Santri Yusmulyadi, S.T., Ratnawati, Rick Kamaluddin, serta ratusan pengurus Anak Pengurus Cabang (PAC) dan utusan anak ranting dari seluruh pelosok Sumbawa Barat.
Ketua DPC PDI Perjuangan KSB, Kaharuddin Umar, dalam pidato politiknya menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya militansi para kader di tingkat akar rumput. Berdasarkan catatan panitia, forum ini memecahkan rekor kehadiran dengan melibatkan hampir 500 pengurus yang mewakili 265 dusun dan 66 desa se-Kabupaten Sumbawa Barat.
Kaharuddin mengungkapkan bahwa forum ini memiliki nilai historis tersendiri bagi internal partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
"Tahun ini menjadi momentum perdana bagi PDI Perjuangan dalam menyelenggarakan agenda Musyawarah Ranting secara serentak di tingkat kabupaten di seluruh penjuru Indonesia. Ini adalah langkah terobosan baru dalam sistem manajemen organisasi kepartaian kita," tegas Kaharuddin.
Garda Terdepan dan Penyeimbang Pusat
Lebih lanjut, Kaharuddin menekankan bahwa struktur ranting merupakan ujung tombak perjuangan yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat. Oleh sebab itu, pembentukan kepengurusan yang solid melalui Musran ini sangat krusial sebagai fondasi awal memenangkan agenda politik elektoral pada tahun 2029 mendatang.
Pasca-rampungnya forum Musran, jajaran pengurus PAC diinstruksikan untuk bergerak cepat turun ke lapangan guna memperkuat dan menyempurnakan struktur Anak Ranting di tingkat dusun yang belum maksimal.
"Ranting adalah basis kekuatan kita. Saya ingatkan kepada seluruh kader, simpatisan, hingga anggota fraksi di parlemen untuk selalu menjaga garis disiplin organisasi. Kita harus tegak lurus mengawal instruksi dwi-fungsi partai, yakni menyejahterakan rakyat di daerah sekaligus menjalankan peran strategis partai sebagai kekuatan politik penyeimbang di tingkat pusat," imbuhnya.
Agenda resmi kepartaian yang diawali dengan upacara khidmat mulai dari pembacaan Pancasila hingga penyerahan manifesto Dedication of Life Bung Karno ini, dilanjutkan dengan sidang rapat pleno pasca-istirahat siang.
Sidang pleno tersebut fokus pada agenda krusial pemilihan serta penetapan tampuk kepemimpinan ketua PAC di masing-masing kecamatan sewilayah Kabupaten Sumbawa Barat.
Acara ditutup dengan pembacaan secara resmi Surat Keputusan (SK) DPC PDI Perjuangan KSB. Surat keputusan tersebut menetapkan secara sah susunan personalia Pengurus PAC dan Pengurus Ranting se-Kabupaten Sumbawa Barat untuk masa bakti periode Tahun 2026-2031. Seluruh rangkaian konsolidasi internal ini berjalan dengan tertib, aman, dan solid.
