Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Buka Muscab VI PAN Kota Mataram, Lalu Ahmad Zaini Instruksikan Penguatan Kader hingga Tingkat Rayon

Buka Muscab VI PAN Kota Mataram, Lalu Ahmad Zaini Instruksikan Penguatan Kader hingga Tingkat Rayon

MATARAMDewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Mataram menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI guna memperkuat mesin partai di tingkat akar rumput. Kegiatan yang berlangsung di Fave Hotel, Kota Mataram, pada Sabtu (18/4/2026) ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PAN NTB, H. Lalu Ahmad Zaini.

Musyawarah ini mengusung agenda besar sebagai forum evaluasi kinerja kepengurusan serta merumuskan program kerja pro-rakyat untuk periode mendatang. Selain itu, Muscab VI juga menjadi ajang krusial untuk memilih jajaran pengurus DPC yang baru.

Konsolidasi Internal dan Tantangan Dapil

Dalam sambutannya, Ketua DPD PAN Kota Mataram, Dwi Jaya Saputra, S.E., menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab ini merupakan puncak dari rangkaian tahapan verifikasi dan pendaftaran yang telah dilalui secara transparan.

"Muscab ini bertujuan untuk memastikan konsolidasi internal berjalan searah dengan instruksi Ketua Umum dan Ketua DPW. Kapasitas kader kita saat ini sangat mumpuni untuk membawa perubahan dan memajukan PAN di Kota Mataram," tegas Dwi Jaya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPW PAN NTB, H. Lalu Ahmad Zaini, memberikan penekanan khusus pada pemetaan potensi daerah pemilihan (Dapil). Ia menyoroti terjadinya penurunan capaian kursi yang semula tersebar di tiga Dapil kini menjadi dua Dapil.

"Tugas mendesak kita adalah menginventarisasi calon potensial. Minimal setiap Dapil harus memiliki tiga kader dengan kapabilitas tinggi. Kita harus melengkapi kepengurusan hingga tingkat Rayon dan merekrut relawan hingga ke level PPS," instruksi Lalu Ahmad Zaini.

Etika Politik dan Pemanfaatan Digital

Selain persoalan teknis organisasi, Lalu Ahmad Zaini juga berpesan kepada sekitar 70 kader yang hadir agar senantiasa menjaga etika politik yang santun. Ia meminta kader tidak saling menjatuhkan satu sama lain, melainkan fokus menunjukkan kompetensi diri di mata publik.

"Jangan takut gagal. Tunjukkan potensi terbaik meskipun mendapat cacian. Selain itu, gunakan media sosial untuk menumbuhkan kepercayaan publik. Unggah setiap aktivitas positif agar masyarakat melihat kerja nyata kita," tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dedikasi di partai merupakan bentuk ikhtiar, di mana jabatan struktural bukanlah jaminan otomatis untuk menduduki posisi di pemerintahan daerah kelak. Menurutnya, kerja keras di lapangan adalah kunci keberhasilan yang sebenarnya.

Acara pembukaan berakhir pada pukul 12.00 WITA, yang kemudian dilanjutkan dengan agenda musyawarah internal tertutup oleh para kader PAN se-Kota Mataram untuk menentukan nakhoda baru di tingkat kecamatan.