DOMPU — Semangat tradisi menyelimuti Arena Lembah Kara, Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, saat gelaran Pacuan Kuda Tradisional Bupati Cup Tahun 2026 resmi dibuka, Sabtu (18/4/2026). Perhelatan akbar ini digelar khusus untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dompu yang ke-211.
Membuka kegiatan mewakili Bupati Dompu, Sekda Ir. H. Chaerul Insan, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah melestarikan budaya asli daerah ini. Ia menekankan bahwa pacuan kuda bukan sekadar kompetisi, melainkan warisan leluhur yang harus dijaga bersama.
"Ini adalah tradisi nenek moyang kita. Saya berharap acara ini tetap aman dan kondusif. Mari kita jaga sportivitas, jangan melihat dari mana asal peserta, karena tujuan kita adalah memajukan pariwisata Dompu hingga tingkat nasional," ujar Chaerul dalam sambutannya di hadapan sekitar 1.000 penonton yang memadati tribun.
Ketua Panitia, Dediansyah, dalam laporannya menjelaskan bahwa event yang berlangsung selama sembilan hari (18-26 April 2026) ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah di sektor kebudayaan dan pariwisata. Selain itu, kehadiran ribuan penonton diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM dan IKM di sekitar kawasan Lembah Kara.
"Sasaran kami adalah para pemilik dan pecinta kuda pacu se-NTB. Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai sarana peningkatan ekonomi masyarakat lokal," jelas Dediansyah.
Persaingan Sengit di 15 Kelas
Tercatat sebanyak 351 ekor kuda pacu dari berbagai daerah siap berlaga dalam kompetisi tahun ini. Panitia telah membagi persaingan ke dalam 15 kelas kategori, mulai dari kelas pemula hingga kelas dewasa.
Berikut rincian peserta kuda pacu berdasarkan kategorinya:
Kelas Junior: Meliputi Kelas Pemula (27 ekor), Kelas TK (43 ekor), serta Kelas OA dan OB dengan total 100 ekor.
Kelas Tunas: Terbagi dalam Tunas A, B, dan C dengan total persaingan 64 ekor kuda.
Kelas Dewasa: Menjadi kategori paling bergengsi yang terbagi dari Kelas A hingga F, serta kelas tambahan THA dan RHB.
Kegiatan pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Wakil Ketua DPRD Dompu Ismul Rahmadi, perwakilan Polres Dompu, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Kadis Peternakan, Kadis Pariwisata, dan Kadis DP3A.
Perhelatan yang dijadwalkan berakhir pada 26 April mendatang ini diharapkan menjadi magnet wisata baru bagi Kabupaten Dompu, sekaligus memperkuat posisi Lembah Kara sebagai lapangan kebanggaan PORDASI di wilayah Bumi Nggahi Rawi Pahu.
