BATULAYAR – Warga dan wisatawan di kawasan Pantai Senggigi dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang terapung di tengah laut, Minggu (08/03). Jenazah yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut dievakuasi oleh tim gabungan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Penemuan ini segera ditangani oleh Polsek Batulayar bekerja sama dengan Basarnas NTB dan Satpol Air Polres Lombok Barat guna mengungkap penyebab kematian serta asal-usul korban.
Kronologi Penemuan dan Evakuasi Dramatis
Keberadaan jenazah pertama kali terdeteksi pada pukul 09.45 WITA di perairan Pantai Kerandangan 1. Akibat kuatnya arus laut, posisi mayat terus hanyut ke arah selatan hingga mencapai area Menara Mercusuar Pantai Senggigi Beach.
Merespons laporan tersebut, Kapolsek Batulayar segera melakukan koordinasi darurat dengan Basarnas NTB. Proses evakuasi dimulai pada pukul 11.30 WITA menggunakan perahu karet milik Basarnas, dibantu oleh personel Pol Air dan Babinsa Senggigi yang bergerak menuju titik koordinat mercusuar.
Tepat pada pukul 12.02 WITA, tim berhasil membawa jenazah ke tepi pantai di depan Pasar Seni Senggigi. Jenazah kemudian diserahterimakan kepada pihak kepolisian dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram menggunakan mobil ambulans Desa Senggigi untuk proses otopsi dan identifikasi.
Data Kejadian:
a. Lokasi Temuan: Mercusuar Pantai Senggigi, Desa Senggigi
b. Waktu Evakuasi: 10.00 - 12.02 WITA.
c. Identitas Korban: Masih dalam pendalaman (Mr. X).
Hingga laporan ini diturunkan, jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara Mataram untuk kepentingan penyidikan dan investigasi lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian. Pihak Polsek Batulayar mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat.
"Identitas korban belum diketahui. Kami masih melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan instansi terkait di wilayah Batulayar untuk proses pencocokan data orang hilang," tegas pihak Kepolisian setempat.
