TALIWANG — Kawasan Kemutar Telu Center (KTC) Kabupaten Sumbawa Barat menjadi lautan manusia pada Sabtu (2/5/2026) pagi. Sekitar 3.000 warga antusias mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Buruh Internasional (May Day) sekaligus Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.
Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Masyarakat Sehat sebagai Fondasi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing" ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., bersama jajaran Forkopimda, termasuk Ketua DPRD KSB Khairudin Umar dan Kepala Kejaksaan Negeri Agung Pamungkas.
Jalan Santai dan Budaya Hidup Sehat
Rangkaian acara dimulai pada pukul 07.00 WITA dengan jalan santai yang mengambil rute berkeliling kawasan perkantoran KTC hingga Bundaran Pesawat. Setelah jalan santai, massa berkumpul di Bundaran KTC untuk mengikuti senam bersama sebagai simbol pembudayaan pola hidup sehat di Bumi Pariri Lema Bariri.
"Kesehatan masyarakat adalah modal utama kita untuk melahirkan generasi yang produktif dan mampu menghadapi tantangan masa depan," ujar salah satu panitia penyelenggara di sela kegiatan.
Dalam arahannya, Bupati H. Amar Nurmansyah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan sektor pendidikan sebagai pilar utama pembangunan. Bupati menjamin bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan terus memperkuat mekanisme pengawasan agar tidak ada anak di KSB yang putus sekolah.
"Kami instruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk responsif terhadap laporan anak putus sekolah. Fondasi Generasi Emas Indonesia harus kita mulai dengan menumbuhkan semangat belajar sejak dini serta memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak di daerah ini," tegas Bupati.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Agus, S.Pd., M.M., menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai langkah awal mencetak karakter bangsa. Ia juga menyatakan kesiapan jajarannya dalam menggelar puncak peringatan Hardiknas di Lapangan Graha Fitrah mendatang.
Suara Siswa: Anti-Bullying hingga Wajib Belajar 13 Tahun
Kemeriahan CFD kali ini terasa berbeda dengan hadirnya aksi orasi kreatif dari para siswa. Perwakilan SD Negeri Telaga Baru dengan lantang menyuarakan aksi anti-perundungan (anti-bullying) demi terciptanya lingkungan sekolah yang ramah anak.
Selain itu, siswa dari SD Negeri 7 Taliwang turut mengampanyekan gerakan anti-hoaks sebagai upaya membangun generasi cerdas dalam memilah informasi. Tak ketinggalan, perwakilan dari TK Negeri Al-Falah Maluk turut menggaungkan kampanye wajib belajar 13 tahun sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas SDM di Sumbawa Barat.
Acara semakin semarak dengan adanya pembagian berbagai hadiah menarik (doorprize) melalui pengundian kupon bagi para peserta. Kegiatan ditutup pada pukul 09.30 WITA dengan penampilan spesial dari Login Band yang menghibur warga hingga akhir acara.
Melalui kegiatan kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap semangat Hardiknas dan May Day dapat menjadi momentum bersama untuk terus bergerak maju menuju masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
