PRAYA – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Mapolres Lombok Tengah pada Jumat (13/02) malam. Ribuan jamaah memadati area tersebut untuk mengikuti Tabligh Akbar bersama dai nasional, Ustaz Muhammad Nur Maulana, dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Acara yang diinisiasi oleh Polres Lombok Tengah ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, Ketua DPRD, serta unsur Forkopimda lainnya.
Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya majelis ilmu ini. Beliau menekankan bahwa Tabligh Akbar merupakan wahana penting untuk menyiapkan batin yang suci sebelum memasuki bulan puasa.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum mempererat silaturahmi. Mari kita jaga persatuan, hindari provokasi, dan bijak dalam menggunakan media sosial demi mewujudkan NTB yang aman, damai, dan sejahtera," ujar Wakapolda NTB.
Pesan Ustaz Maulana: Ramadhan Bukan Sekadar Menahan Lapar
Dalam ceramahnya yang khas dan interaktif, Ustaz Muhammad Nur Maulana mengingatkan jamaah bahwa Ramadhan adalah bulan introspeksi besar-besaran bagi umat Islam. Ia menekankan bahwa esensi puasa jauh lebih dalam daripada sekadar menahan haus dan lapar.
"Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal kebaikan, dan meningkatkan kepedulian sosial. Manfaatkan waktu ini untuk meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan memperbanyak doa," pesan Ustaz Maulana di hadapan sekitar 1.000 jamaah yang hadir.
Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolres Lombok Tengah atas inisiatif mendatangkan tokoh agama nasional ke Bumi Tatas Tuhu Trasna. Menurutnya, kehadiran Ustaz Maulana memberikan warna tersendiri bagi kesiapan mental masyarakat menyambut Ramadhan 1447 H.
"Sebagai pelayan masyarakat, kami mengapresiasi kepedulian kepolisian dalam menghadirkan siraman rohani ini. Semoga nasehat yang disampaikan menjadi cahaya penerang bagi hati kita semua," tutur Bupati Pathul Bahri.
