Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Pusuk Sembalun, Akses Utama Wisatawan Sempat Lumpuh Total

Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Pusuk Sembalun, Akses Utama Wisatawan Sempat Lumpuh Total

SEMBALUN – Jalur pendakian dan wisata Pusuk Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, kembali didera bencana alam. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan tersebut menyebabkan tebing di sepanjang jalur utama longsor pada Minggu (08/02) siang, menutup seluruh badan jalan dan menghentikan arus lalu lintas.

Material longsor berupa tumpukan tanah, bebatuan, hingga batang pohon dilaporkan menutupi akses kendaraan baik dari arah Sembalun maupun sebaliknya. Otoritas setempat mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Kronologi dan Respons Cepat TNI-Warga

Bencana mulai terdeteksi sekitar pukul 14.00 WITA setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut dalam durasi yang cukup lama. Menanggapi laporan warga, personel TNI segera tiba di lokasi pada pukul 14.20 WITA untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mencegah kendaraan terjebak di zona bahaya.

"Kami bersama warga sekitar langsung melakukan upaya pembersihan manual sambil menunggu alat berat tiba di lokasi. Prioritas utama adalah memastikan tidak ada pengguna jalan yang memaksakan diri melintas karena potensi longsor susulan masih sangat tinggi," ujar petugas di lapangan.

Kondisi Terkini: Evakuasi Material Masih Berlangsung

Hingga pukul 16.00 WITA, proses evakuasi material longsor masih terus diupayakan secara intensif. Tim dari Balai Jalan dan Resort TNGR Sembalun, dibantu oleh masyarakat pelintas, bahu-membahu menyingkirkan tanah dan batang pohon yang menghalangi jalan.

Meski pembersihan manual telah memberikan sedikit ruang bagi kendaraan, pembersihan total masih menunggu kedatangan alat berat penguruk material guna mengembalikan fungsi jalan secara penuh.

Kondisi aspal yang licin pasca-longsor dan awan mendung yang masih menyelimuti kawasan Sembalun menjadi perhatian serius. Aparat keamanan tetap melakukan pengawasan ketat di titik kejadian untuk memantau pergerakan tanah tambahan yang bisa membahayakan pengguna jalan.

Para wisatawan dan warga lokal yang hendak menuju Sembalun diimbau untuk menunda perjalanan atau mencari informasi terkini mengenai kondisi jalur Pusuk guna menghindari risiko terjebak longsor susulan atau kemacetan panjang.