Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Kesiapan Yonif TP 875/SYP Dompu: Tekankan Peran Prajurit dalam Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Kesiapan Yonif TP 875/SYP Dompu: Tekankan Peran Prajurit dalam Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

DOMPUMenteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., melakukan kunjungan kerja strategis ke wilayah Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu (07/02). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan personel, alutsista, serta efektivitas program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh satuan teritorial baru di wilayah tersebut.

Menhan beserta rombongan tiba di Landing Zone (LZ) Lapangan Bola Nangakara pada pukul 11.14 WITA menggunakan Helikopter, disambut oleh jajaran petinggi TNI AD dan Dandim 1614/Dompu.

Laporan Kesiapan: Integrasi Pertahanan dan Pertanian

Dalam paparannya di Mako Yonif TP 875/SYP, Danyonif Letkol Inf. Ahmad Fazril, S.H., melaporkan kekuatan personel gabungan. Selain aspek tempur, Yonif TP 875/SYP menunjukkan inovasi melalui pembentukan Kompi Pertanian. Program ini telah berhasil mengelola:

Lahan Jagung: Pemanfaatan lahan seluas 2 hektare untuk komoditas unggulan lokal.

Ketahanan Pangan: Panen rutin yang hasilnya didistribusikan kepada warga sekitar.

Sektor Peternakan: Pengolahan ternak sapi dan kambing, serta rencana kerja sama dengan Dinas Peternakan untuk optimalisasi ternak unggas.

"Kehadiran satuan di wilayah ini memberikan dampak instrumen ekonomi yang positif bagi warga, terutama melalui percepatan perekonomian lokal dan pengadaan bahan dapur dari masyarakat sekitar," ungkap Letkol Inf. Ahmad Fazril.

Amanat Menhan: Prajurit Adalah Pelayan Rakyat

Di hadapan para prajurit, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa jati diri prajurit TNI adalah berasal dari rakyat dan harus kembali untuk menyejahterakan rakyat. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas kedekatan emosional yang terbangun antara prajurit dan warga Dompu.

"Kalian diberikan fasilitas, senjata, dan sarana hanya untuk melayani rakyat. Jangan sampai rakyat merasa tidak nyaman. Sebaliknya, kalian harus membalas kasih sayang rakyat dengan menjaga keselamatan dan membantu meningkatkan taraf hidup mereka," tegas Menhan.

Menhan juga memberikan tantangan kepada Yonif TP 875/SYP agar terus menjaga semangat dan disiplin tinggi agar mampu bersaing dengan 150 batalyon lainnya di seluruh penjuru Indonesia.

Kehadiran Yonif TP 875/SYP dan Brigif TP 31/PS di wilayah Kecamatan Pekat kini menjadi salah satu pilot project nasional dalam pengintegrasian fungsi pertahanan keamanan dengan penguatan kedaulatan pangan di tingkat daerah.