Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 8, Bupati Lobar: Jaga Kesehatan dan Jadilah Duta Bangsa yang Santun

Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 8, Bupati Lobar: Jaga Kesehatan dan Jadilah Duta Bangsa yang Santun

LOMBOK BARAT — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat saat prosesi pelepasan 393 jemaah calon haji (JCH) Kloter 8 (LOP 8) tahun 1447 H/2026 M, Kamis (30/4/2026). Rombongan tamu Allah ini dilepas secara resmi oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, S.Si., M.T., didampingi jajaran Forkopimda dan instansi terkait.

Dalam seremoni tersebut, sebanyak 388 jemaah serta 5 petugas pendamping dan medis bersiap menuju Tanah Suci. Keberangkatan ini merupakan kelanjutan dari pemberangkatan kloter sebelumnya (LOP 3) yang telah dilakukan pekan lalu.

Persiapan Matang dan Penguatan Niat

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, Drs. H. Haryadi Iskandar, dalam laporannya menyatakan bahwa persiapan administrasi dan fisik jemaah Kloter 8 telah rampung secara maksimal. Ia menekankan bahwa haji adalah ibadah fisik dan spiritual, bukan sekadar perjalanan wisata.

"Kami titipkan 388 jemaah ini kepada para petugas kloter. Luruskan niat hanya karena Allah SWT. Gunakan setiap momentum di Arafah, tawaf, dan sa’i untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Patuhi arahan medis, cukupi asupan air zam-zam, dan jaga kekompakan sebagai sesama warga Lombok Barat," pesan Haryadi.

Kloter 8 sendiri dipimpin oleh Tuan Guru Haji Fahmi Husein sebagai Ketua Kloter, didampingi tim pembimbing ibadah TGH Muhammad Zainuddin Abdul Hafiz, serta tim medis yang dikomandoi oleh dr. Ni Made Febrina Sari.

Pesan Bupati: Taati Aturan dan Jaga Nama Baik Daerah

Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, dalam amanatnya mengingatkan para jemaah bahwa mereka adalah duta bangsa. Selain fokus pada rukun dan wajib haji, para jemaah diminta untuk menghormati hukum serta peraturan lalu lintas yang berlaku di Arab Saudi.

"Bapak dan Ibu membawa nama baik diri sendiri, daerah, serta bangsa Indonesia. Tunjukkan akhlak mulia dan sikap tolong-menolong. Jangan memaksakan ibadah sunnah yang menguras tenaga, karena stamina prima sangat dibutuhkan saat puncak haji nanti," tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga menitipkan doa kepada para jemaah agar Kabupaten Lombok Barat senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, serta dijauhkan dari marabahaya. Ia berharap jemaah dapat beribadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

"Doakan kami agar tetap amanah memimpin daerah ini menuju Lombok Barat yang Maju, Mandiri, dan Berkeadilan," tambahnya sesaat sebelum melepas keberangkatan jemaah secara simbolis dengan ucapan basmalah.