LOMBOK UTARA — Kabar duka menyelimuti kawasan wisata Gili Air, Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara. Seorang wisatawan mancanegara asal India bernama Guarav Kumar dilaporkan meninggal dunia setelah sempat dinyatakan hilang saat berenang di perairan setempat, Kamis (30/4/2026).
Insiden bermula ketika korban bersama empat rekannya tiba di area perairan Gili Air sekitar pukul 08.00 WITA untuk menikmati aktivitas wisata. Sesampainya di lokasi, rombongan terbagi menjadi dua agenda kegiatan. Empat rekan korban memilih melakukan aktivitas memanah (archery) di daratan, sementara korban memutuskan untuk berenang di perairan yang relatif dangkal di sekitar pantai.
Kronologi Penemuan Korban
Kecemasan mulai muncul saat rekan-rekan korban selesai beraktivitas namun tidak menemukan keberadaan Guarav di titik awal. Kecurigaan adanya insiden buruk semakin menguat setelah barang-barang pribadi milik korban, termasuk ponsel dan pakaian, ditemukan masih tertinggal di daratan.
Upaya pencarian segera dilakukan setelah korban tidak terlihat di sekitar bibir pantai maupun permukaan laut. Sekitar pukul 13.00 WITA, tim pencari akhirnya berhasil menemukan korban. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi hidup namun dalam keadaan sangat lemas.
Tim medis segera memberikan pertolongan pertama secara intensif untuk menyelamatkan nyawa wisatawan tersebut. Namun, takdir berkata lain. Setelah melalui berbagai upaya darurat selama kurang lebih 35 menit, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Korban sempat ditemukan hidup dalam kondisi lemas, namun setelah diupayakan pertolongan medis maksimal, nyawanya tidak tertolong," ungkap sumber di lapangan.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani proses pemulasaraan serta koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait. Otoritas setempat mengimbau para wisatawan untuk selalu waspada dan memperhatikan faktor keselamatan serta kondisi arus laut saat melakukan aktivitas di perairan.
