LOMBOK BARAT - Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan pelantikan relawan di GOR Tripat, Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.45 Wita tersebut dihadiri sekitar 1.500 peserta yang berasal dari Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram.
Acara dihadiri oleh Plt. Ketua DPW PAN NTB H. M. Muazzim Akbar, S.IP., Sekretaris DPW PAN NTB Ady Wahyudi, Bendahara DPW PAN NTB H. Hasbullah Muis, Ketua DPD PAN Lombok Barat H. Adnan, Ketua DPD PAN Kota Mataram Dwi Jaya Saputra, Ketua DPD PAN Lombok Utara H. M. Arsan, sejumlah anggota DPRD dari Lombok Barat dan Kota Mataram, serta para relawan PAN.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PAN Kabupaten Lombok Barat H. Adnan mengapresiasi antusiasme seluruh kader dan relawan yang hadir. Ia menilai PAN memiliki karakter berbeda dibandingkan partai lain karena tidak bergantung pada figur sentral, namun tetap mampu bersaing dalam kontestasi politik dan memperoleh posisi strategis di parlemen. Menurutnya, Rakerda harus menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun strategi politik guna menghadapi agenda pemilu mendatang. Ia juga mengajak seluruh kader menjaga kekompakan agar PAN mampu menjadi kekuatan politik utama di Kabupaten Lombok Barat.
Ketua DPD PAN Kota Mataram Dwi Jaya Saputra menegaskan bahwa pelantikan relawan menjadi langkah awal memperkuat mesin politik partai di Nusa Tenggara Barat. Ia menyampaikan target PAN pada Pemilu 2029 adalah memperoleh sedikitnya empat kursi DPRD dan merebut posisi unsur pimpinan. Untuk mewujudkan target tersebut, PAN akan memperluas jaringan relawan secara berjenjang dari tingkat kabupaten hingga provinsi, dengan menempatkan setiap relawan sebagai penggerak utama di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Lombok Utara H. M. Arsan menyebut tingginya partisipasi relawan dalam kegiatan tersebut menjadi indikator semakin kuatnya dukungan terhadap PAN di NTB. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat dipertahankan melalui kerja-kerja politik yang konsisten sehingga PAN mampu masuk dalam tiga besar partai peraih suara terbanyak di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Bendahara DPW PAN NTB H. Hasbullah Muis mengingatkan seluruh kader agar menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata dan konsistensi memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia menegaskan bahwa pelantikan relawan bukanlah akhir dari proses organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Menurutnya, relawan merupakan elemen terpenting dalam perjuangan politik PAN sehingga keberadaan mereka harus terus diperhatikan dan diberdayakan sebagai ujung tombak pemenangan partai.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Ketua DPW PAN NTB H. M. Muazzim Akbar menjelaskan bahwa pelantikan relawan di NTB merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah strategis di Indonesia. Ia menyebut relawan yang dikukuhkan berasal dari tiga kabupaten/kota di NTB dan merupakan representasi dari ribuan relawan PAN yang telah terbentuk di daerah. Sebagai bentuk apresiasi, seluruh relawan akan memperoleh rompi resmi partai dan bantuan transportasi setelah kegiatan berakhir.
Muazzim juga menekankan bahwa seluruh relawan yang telah dilantik secara otomatis menjadi bagian dari struktur kepengurusan ranting PAN di desa masing-masing. Mereka diberi tugas memperluas jaringan organisasi dengan merekrut sedikitnya dua relawan baru di setiap desa guna memperkuat basis partai hingga tingkat akar rumput.
Menjelang peringatan hari jadi PAN yang ke-28 pada 23 Agustus mendatang, Muazzim mengajak seluruh kader menjadikan momentum tersebut sebagai pemacu semangat menghadapi Pemilu mendatang. Ia menegaskan bahwa strategi pemenangan akan difokuskan melalui penguatan jaringan relawan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Menurutnya, dengan sekitar 12 ribu TPS yang tersebar di Pulau Lombok dan dukungan relawan yang bekerja secara terorganisasi, PAN optimistis mampu meningkatkan perolehan suara, masuk empat besar secara nasional, serta menjadi salah satu partai pemenang di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
