Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Lantik Pengurus HMD GEMAS se-NTB, Pengelola Dapur MBG Targetkan Serap 42 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Lantik Pengurus HMD GEMAS se-NTB, Pengelola Dapur MBG Targetkan Serap 42 Ribu Tenaga Kerja Lokal

MATARAM – Langkah strategis dalam mengawal program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi diperkuat. Himpunan Mitra Dapur-Generasi Emas (HMD GEMAS) melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NTB dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten/Kota periode 2026-2029 di Hotel Lombok Raya, Rabu (11/02).

Mengusung tema "Bersinergi Menuju NTB Makmur Mendunia Mewujudkan Generasi Emas 2045", organisasi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi ratusan mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah NTB.

Motor Penggerak Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

Ketua HMD GEMAS NTB yang baru dilantik, Hairil Pasihin, S.Pd., M.M., mengungkapkan bahwa program MBG telah memberikan dampak ekonomi yang masif bagi masyarakat NTB. Dalam waktu satu tahun, program ini diklaim telah menyerap hingga 42.000 tenaga kerja di tingkat lokal.

"Saat ini tercatat ada 669 dapur yang tersedia dengan dukungan 32.950 relawan serta jaringan supplier lokal. Ini adalah motor penggerak ekonomi Indonesia yang luar biasa. Tugas HMD GEMAS adalah membina para mitra dan yayasan agar tetap stabil dan tidak mengalami penurunan kualitas (grade)," jelas Hairil Pasihin dalam sambutannya.

Instruksi Gubernur: Prioritaskan Petani dan Peternak Lokal

Gubernur NTB, dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, Jamaluddin Malady, S.Sos., MT, memberikan instruksi tegas kepada seluruh mitra dapur. Mengingat NTB adalah lumbung pangan nasional, seluruh kebutuhan bahan baku MBG wajib bersumber dari hasil bumi lokal.

"Bahan baku seperti beras, sayur, hingga daging harus diambil dari petani dan peternak NTB. Jangan ada yang mengambil dari luar daerah. Kami meminta HMD GEMAS aktif mengedukasi anggota mengenai manajemen sehat, transparansi, serta memastikan makanan yang disajikan benar-benar layak untuk anak-anak Indonesia," tegas Gubernur.

Kemandirian Pangan dan Sinergi Kementerian

Tenaga Ahli Kemenko Pangan RI, Brigjen TNI (Purn) Simon Petrus Kamlasi, menambahkan bahwa HMD GEMAS memiliki peran penting dalam membangun tata kelola kemandirian pangan masa depan. Nantinya, program ini akan dikombinasikan dengan Kementerian Pangan serta Koperasi Merah Putih untuk menciptakan sistem subsidi silang dan penguatan pembiayaan (financing).

"HMD GEMAS bertugas mengoordinir keberadaan dapur MBG agar bekerja profesional. Di tengah arus informasi media sosial, tunjukkan kinerja yang baik karena program ini adalah bagian dari kedaulatan bangsa dan negara," pungkas Brigjen (Purn) Simon Petrus Kamlasi.