Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Program MBG dan KDKMP Diyakini Bangkitkan Ekonomi Rakyat Hingga Desa

Ketua Umum NDW Sekaligus  lembaga PPLS Dukung Program Strategis Nasional MBG dan KDKMP untuk Kesejahteraan Rakyat
Ketua Umum NDW Sekaligus Lembaga PPLS Asmuni, A.Ma Dukung Program MBG dan KDKMP untuk Kesejahteraan Rakyat

LOMBOK BARAT — Ketua Umum Nusantara Development Watch (NDW) yang sekaligus pendiri dan Ketua LSM Persatuan Pemuda Peduli Lingkungan dan Sungai (PPLS) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Strategis Nasional Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa.

Ketua Umum NDW, Asmuni A.Ma, menegaskan bahwa "program MBG bukan hanya sekadar program pemenuhan kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat, namun juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga ke pelosok desa". Minggu (24/5). 

Program tersebut dinilai mampu membuka peluang usaha bagi petani, peternak, UMKM, serta masyarakat kecil yang menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan pangan nasional.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa melalui sistem gotong royong dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Sinergi antara MBG dan KDKMP diyakini menjadi solusi strategis dalam menciptakan pemerataan ekonomi, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Ketua umum NDW mendukung penuh program pemerintah yang berpihak kepada rakyat kecil. "Program MBG dan KDKMP merupakan langkah konkret dalam membangun generasi sehat sekaligus memperkuat ekonomi desa agar masyarakat lebih mandiri dan sejahtera,” tegas Asmuni A.Ma. 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemuda, aktivis sosial, pemerintah daerah, hingga aparat desa untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan program tersebut agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Ketum NDW menilai bahwa pembangunan Indonesia tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik serta penguatan ekonomi rakyat dari bawah. Dengan kolaborasi semua pihak, program strategis nasional ini diyakini mampu menciptakan desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.