Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Lombok Utara Resmi Buka Job Fair 2026

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Lombok Utara Resmi Buka Job Fair 2026

TANJUNGPemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP&TK) resmi membuka bursa kerja atau Job Fair 2026, Rabu (20/5/2026). Agenda yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas DPMPTSP&TK, Jalan Tiok Tata Tunak, Kecamatan Tanjung ini menjadi angin segar bagi ratusan pencari kerja lokal di wilayah bumi Gara Menadi.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., serta dihadiri oleh Kapolres KLU AKBP Agus Purwanta, S.I.K., Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1606/Mataram Letkol Inf. Ngakan Made Marjana, S.Pd., dan Kepala Dinas DPMPTSP&TK KLU Evi Winarni, M.Si.

Respons Fluktuasi Data Pengangguran Daerah

Dalam arahan politiknya, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri memaparkan rincian indikator makro ketenagakerjaan daerah. Berdasarkan data evaluasi tahun 2025, Tingkat Kesempatan Kerja (TKK) di Lombok Utara sebenarnya berada pada angka yang cukup tinggi, yakni mencapai 97,3 persen, dengan serapan 143.332 orang penduduk bekerja dari total angkatan kerja sebanyak 147.283 orang.

Namun di sisi lain, pemerintah daerah memberikan catatan serius terhadap adanya tren kenaikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 0,83 persen. Di mana angka pengangguran bergeser dari 1,85 persen pada tahun 2024 menjadi 2,68 persen pada akhir tahun 2025.

"Fluktuasi data pengangguran ini menuntut pemerintah daerah untuk bergerak lebih taktis. Job Fair 2026 merupakan langkah nyata intervensi pasar kerja untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan memperluas peluang kesejahteraan masyarakat. Kali ini, kami menggandeng 32 korporasi dari sektor pariwisata, perhotelan, restoran, hingga ritel modern dengan total menyediakan 670 lowongan pekerjaan," urai Wakil Bupati.

Diseminasi Informasi Tembus Lintas Kabupaten

Sementara itu, Kepala Dinas DPMPTSP&TK KLU, Evi Winarni, M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya partisipasi dunia usaha dalam mendukung penyerapan tenaga kerja lokal. Pihaknya mencatat, sistem pendaftaran daring (online) yang dibuka terbukti efektif menjangkau pangsa pasar yang luas.

Hingga Rabu pagi pukul 09.00 WITA, jumlah pelamar yang terverifikasi masuk ke dalam sistem tercatat sebanyak 154 orang.

"Berdasarkan sebaran domisili, sekitar 63 percent pendaftar merupakan warga asli Lombok Utara, sedangkan 37 percent sisanya berasal dari luar daerah. Tingginya angka pelamar dari luar KLU ini menunjukkan bahwa diseminasi informasi lowongan kerja yang kami lakukan berhasil tersampaikan dengan baik hingga lintas kabupaten," jelas Evi.

Simbolis Penyerahan Alat Usaha Mandiri

Selain memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan pihak perusahaan, agenda ini juga diisi dengan program penguatan sektor informal/wirausaha mandiri. Di sela-sela seremoni pembukaan, Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis stimulan berupa satu paket peralatan perbengkelan (mechanical tool) kepada perwakilan alumni lulusan Pelatihan Perbengkelan Bille KLU.

Langkah ini diharapkan mampu merangsang pertumbuhan pelaku usaha perbengkelan mandiri baru di tingkat desa guna mengikis ketergantungan terhadap sektor lapangan kerja formal.

Seluruh rangkaian pembukaan bursa kerja yang dihadiri sekitar 180 peserta dan perwakilan manajemen perusahaan tersebut berakhir dengan tertib, aman, dan kondusif . Stan pendaftaran dan wawancara kerja selanjutnya akan terus dibuka guna memproses dokumen para pelamar secara langsung di lokasi.