TAMBORA – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan sejak dini hari mengakibatkan Sungai Nanga Na'e meluap ke pemukiman warga di Desa Labuhan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Minggu (22/02). Luapan air dilaporkan mencapai ketinggian lutut orang dewasa di jalan raya utama dan masuk ke rumah-rumah penduduk.
Kejadian ini dipicu oleh akumulasi debit air dari area perbukitan yang turun sejak pukul 03.10 WITA, sehingga sungai tidak mampu menampung volume air dan meluber ke lingkungan sekitarnya.
Berdasarkan pendataan di lapangan, sejumlah rumah warga di wilayah RT 08 RW 04 menjadi area terdampak paling signifikan. Beberapa warga yang rumahnya terendam antara lain Sertu Herman (50), Mabrur (42), dan Warsito Amen (55).
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Kerugian tersebut meliputi kerusakan barang dagangan warga serta sebagian perabotan rumah tangga yang terendam air dan lumpur.
Kondisi Terkini: Air Mulai Surut
Situasi di lokasi kejadian saat ini sudah mulai terkendali. Berikut adalah kronologi penanganan pasca-luapan:
Pukul 07.50 WITA: Air yang menggenangi pemukiman dan jalan raya mulai surut secara perlahan.
Pukul 08.15 WITA: Kondisi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Warga mulai melakukan pembersihan sisa-sisa lumpur dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.
Mengingat hujan lebat di wilayah pegunungan Tambora masih berpotensi terjadi, otoritas setempat menghimbau warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Nanga Na'e untuk tetap waspada terhadap potensi luapan air susulan. Pihak pemerintah desa juga diharapkan terus memantau kondisi cuaca dan memberikan peringatan dini jika debit air sungai kembali meningkat secara drastis.
