LOMBOK TENGAH – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada Selasa (20/01) malam. Insiden ini mengakibatkan 10 tiang listrik roboh dan menutup badan jalan di Dusun Lengser, Desa Kuta, sehingga memutus total arus lalu lintas dari arah Sengkol menuju kawasan wisata Kuta.
Meskipun kerusakan materil cukup signifikan, otoritas setempat mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di jalur strategis menuju lingkar Mandalika tersebut.
Insiden bermula pada pukul 18.30 WITA saat intensitas hujan dan angin mencapai puncaknya. Sebanyak 10 tiang listrik milik PLN dilaporkan tumbang secara beruntun ke tengah jalan raya. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera melapor ke Polsek Kawasan Mandalika dan unit PLN Praya guna mencegah adanya korban akibat sengatan listrik maupun kecelakaan lalu lintas.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian segera melakukan pengalihan arus kendaraan. "Arus lalu lintas dari Jalan Raya Kuta-Sengkol dialihkan sepenuhnya menuju jalur Bypass BIL-Mandalika untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan," lapor petugas di lokasi.
Soroti Pembangunan Villa dan Bekas Galian C sebagai Pemicu
Berdasarkan analisis di lapangan, robohnya tiang listrik tidak hanya disebabkan oleh faktor cuaca semata. Terdapat indikasi pengaruh dari aktivitas pembangunan di area hulu atau perbukitan sekitar Dusun Lengser.
Banyaknya pembangunan villa baru dan keberadaan bekas galian C di bagian atas jalan menyebabkan limpasan air hujan langsung terjun ke jalan raya tanpa drainase yang memadai. Aliran air yang membawa material tanah ini mengikis fondasi tanah di sekitar tiang listrik hingga menyebabkan struktur tanah labil dan tiang roboh.
Tim teknis dari PLN tiba di lokasi pada pukul 19.45 WITA untuk melakukan pemutusan arus guna sterilisasi area dan mulai mengevakuasi tiang-tiang yang menutupi badan jalan.
Hingga berita ini diturunkan, Babinsa Desa Kuta bersama Kapolsek Mandalika dan personel gabungan masih bersiaga di lokasi kejadian untuk mengamankan area kerja PLN serta memastikan keselamatan pengguna jalan. Proses evakuasi diperkirakan memakan waktu mengingat banyaknya jumlah tiang yang terdampak dan kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
