Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, 70 Rumah di Perumahan Bhayangkara Residence Lombok Barat Terendam Banjir

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, 70 Rumah di Perumahan Bhayangkara Residence Lombok Barat Terendam Banjir

LOMBOK BARAT – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Lombok Barat kembali memicu genangan di area pemukiman. Pada Rabu (21/01) dini hari, sebanyak 70 unit rumah di Perumahan Bhayangkara Residence, Dusun Dasan Geres, Desa Ranjok, Kecamatan Gunung Sari, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 70 cm.

Banjir yang terjadi secara mendadak ini memaksa puluhan warga mengungsi sementara ke fasilitas ibadah terdekat guna menghindari kenaikan debit air lebih lanjut.

Penyebab Teknis: Fenomena 'Backflow' pada Bak Kontrol

Berdasarkan investigasi awal di lapangan, banjir tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berlangsung lama, tetapi juga dipicu oleh malfungsi teknis pada sistem drainase perumahan.

Volume aliran sungai yang meningkat tajam melampaui kapasitas pipa pembuangan bak kontrol. Hal ini menyebabkan terjadinya arus balik (backflow), di mana air sungai justru masuk melalui pipa bak kontrol dan meluap hingga merendam dua kompleks perumahan sekaligus.

Kronologi Kejadian dan Evakuasi Mandiri

Genangan mulai memasuki area pemukiman pada pukul 03.00 WITA. Dalam waktu singkat, air setinggi pinggang orang dewasa (70 cm) telah memenuhi akses jalan dan masuk ke dalam rumah warga.

"Warga yang terdampak banjir segera melakukan evakuasi mandiri dan mengungsi ke Masjid Bhayangkara Residence untuk menjaga keselamatan personel," lapor petugas di lokasi kejadian. Pihak RT setempat hingga saat ini masih terus melakukan pendataan mendetail terkait identitas warga dan potensi kerusakan barang berharga milik korban terdampak.

Kondisi Terkini: Warga Mulai Pembersihan Pasca-Surut

Situasi di Perumahan Bhayangkara Residence mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada pagi hari. Pukul 07.30 WITA, air dilaporkan mulai surut dan menyisakan genangan lumpur di beberapa bahu jalan.

Sekitar pukul 08.00 WITA, warga yang mengungsi telah kembali ke kediaman masing-masing untuk melakukan pembersihan sisa-sisa material banjir dan sampah yang terbawa arus. Meski kondisi sudah kondusif, masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca mendung masih berpotensi membawa hujan susulan yang dapat meningkatkan kembali debit air sungai.