SUMBAWA BESAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperingati hari jadi yang ke-67 dengan menggelar upacara bendera secara khidmat di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (22/01). Peringatan tahun ini menjadi momentum spesial sebagai refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafudin Jarot, MP, dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori pasca dilantik pada Februari 2025 lalu.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.I.P., M.Si., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sekitar 1.500 tamu undangan.
Dalam amanatnya, Bupati Syarafudin Jarot menekankan bahwa usia 67 tahun adalah jejak ketangguhan seluruh elemen masyarakat, mulai dari petani hingga pelayan publik. Sejak awal menjabat, ia fokus pada lima pilar pembangunan guna mewujudkan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.
"Pembangunan manusia menjadi investasi paling strategis dalam pemerintahan kami. Program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, hingga beasiswa kedokteran dan farmasi terus kami dorong untuk menciptakan generasi Sumbawa yang kompetitif," tegas Bupati Jarot di hadapan peserta upacara.
Transformasi Ekonomi: Dari Bahan Mentah Menuju Hilirisasi
Sektor ekonomi menjadi sorotan utama dalam pidato peringatan HUT kali ini. Pemerintah daerah secara bertahap mulai menggeser arah pembangunan ekonomi dari sekadar penjual bahan mentah menjadi pencipta nilai tambah melalui hilirisasi industri.
Beberapa capaian strategis yang dipaparkan antara lain:
Hilirisasi Industri: Pengembangan industri udang, garam, dan industri unggas terintegrasi yang kini memasuki tahap investasi nyata.
Ekonomi Berbasis Desa: Penguatan UMKM melalui Bale Mula serta pembentukan Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Ketahanan Pangan: Keberhasilan ekspor jagung dan dukungan bibit unggul yang telah menempatkan ekonomi Sumbawa mampu bersaing di tingkat global.
Bupati juga memaparkan bahwa Kabupaten Sumbawa kian dipercaya memegang peran strategis di level nasional. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial, rencana Batalyon Marinir, serta penyediaan lahan untuk Universitas Pertahanan.
Di bidang infrastruktur, pemerintah terus berupaya membuka keterisolasian wilayah selatan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) serta peningkatan akses air minum dan fasilitas rumah sakit daerah.
Sinergi Aparat dan Masyarakat
Upacara yang dimeriahkan oleh Marching Band "Symphony Sabalong Samalewa" ini melibatkan pasukan gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, ASN, hingga Pramuka. Di akhir amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kolaborasi dan komitmen menjaga ruang hidup demi masa depan generasi mendatang melalui program Sumbawa Hijau Lestari dan ekonomi biru Samota.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 10.00 WITA ini berjalan dengan aman dan lancar, menandai babak baru perjalanan Kabupaten Sumbawa menuju tahun-tahun pembangunan yang lebih progresif.
