Lombok Tengah – Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026 menerima pembekalan wawasan kebangsaan dalam kegiatan outbound pemusatan latihan yang berlangsung di Taman Wisata Tereng Kuning, Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara, Sabtu (9/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pemusatan latihan Paskibraka yang dilaksanakan sejak 7 hingga 9 Agustus 2026.
Pembekalan dihadiri oleh perwakilan Kodim 1620/Lombok Tengah Kapten Inf Suliono, S.IP, serta seluruh calon Paskibraka Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026.
Dalam arahannya, Kapten Inf Suliono menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi Paskibraka. Menurutnya, keterpilihan para peserta merupakan hasil proses seleksi yang ketat dan menjadi amanah untuk menjaga kehormatan sebagai calon pengibar bendera Merah Putih. Ia menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan simbol kepemimpinan dan representasi generasi muda patriotik daerah.
Suliono menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia dalam menempatkan persatuan dan kesatuan sebagai dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ia mengingatkan pentingnya memahami empat konsensus dasar bangsa, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama menjaga keutuhan bangsa.
Ia juga menekankan bahwa bela negara pada era modern tidak hanya dimaknai melalui perjuangan fisik, tetapi diwujudkan melalui prestasi, disiplin, integritas, dan moralitas yang baik. Para peserta diminta mewaspadai ancaman nonmiliter seperti penyalahgunaan narkoba, paham radikal, penyebaran hoaks, dan polarisasi di media sosial. Menurutnya, generasi muda harus bijak menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh konten yang berpotensi memecah persatuan.
Selama mengikuti pemusatan latihan, para calon Paskibraka diingatkan untuk menjaga integritas, menghormati orang tua, pelatih, senior, dan sesama anggota tim. Suliono menilai keberhasilan pasukan hanya dapat dicapai melalui kerja sama dan pengendalian ego pribadi.
Menjelang pelaksanaan tugas pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2026 mendatang, peserta juga diminta menjaga kesehatan, stamina, dan kesiapan mental. Mereka diharapkan mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan dan semangat nasionalisme baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
